Peluncuran Jetour T2 PHEV Tak Akan Terganggu Insiden di Jagorawi
Jetour sempat diterpa badai cukup besar di awal 2026. T2 milik seorang konsumen terbakar usai terlibat kecelakaan di Tol Jagorawi beberapa waktu lalu.
Akan tetapi, insiden ini tidak menghambat produsen asal Cina tersebut buat menghadirkan mobil baru bagi konsumen di Tanah Air.
Salah satu yang santer diisukan bakal segera meluncur adalah Jetour T2 varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
“T2 PHEV ini memang masih ditunggu oleh konsumen,” ungkap Michael Budihardja, Sales Director PT Jetour Sales Indonesia di IIMS 2026.

Menurut Michael, waktu peluncuran Jetour T2 PHEV akan dilakukan pada semester kedua 2026 nanti.
Sayang ia tidak merinci tanggal pastinya. Sehingga para konsumen masih harus sedikit bersabar menantikan mobil hybrid tersebut.
“Kami tetap on schedule untuk meluncur di semester kedua tahun ini,” tutur Michael.
Jika dilihat, besar kemungkinan Jetour T2 PHEV bisa melantai dalam ajang Gaikindo International Auto Show (GIIAS) 2026.
Pasalnya, pameran otomotif satu ini bakal diselenggarakan pada kisaran Juli sampai Agustus mendatang. Menjadi kesempatan bagi para pabrikan memperkenalkan mobil baru.
“Belum tahu (meluncur di pameran mana), yang jelas di semester kedua,” tegas Michael.
Lebih jauh, Michael mengungkapkan saat ini mereka tengah mematangkan berbagai persiapan buat memasarkan Jetour T2 PHEV.
Termasuk soal pilihan penggerak pada kendaraan roda empat ramah lingkungan tersebut. Mereka sedang mempelajari kebutuhan para konsumen di Indonesia.
“Untuk variannya kami masih pelajari, tipe mana yang akan kami keluarkan untuk PHEV. Tetapi unit kami bawa sekarang bukan AWD, kemungkinan besar bukan all wheel drive, melainkan 4x2,” pungkas dia.
Michael menjelaskan, keputusan tersebut berdasarkan hasil survei yang sudah dilakukan lebih dulu oleh pabrikan asal Tiongkok ini.
Jetour ingin memastikan T2 PHEV benar-benar sesuai kebutuhan konsumen di Tanah Air, sehingga bisa mendapat sambutan positif.
“Kami melihat apakah varian 4x4 atau AWD itu cukup diterima atau tidak. Salah satunya, makanya untuk model sebelumnya kami langsung meluncurkan AWD. Nah untuk PHEV, kami siapkan juga yang 4x2,” kata dia.

Menurut kabar beredar, Jetour T2 PHEV akan dibekali mesin hybrid 1.5TGDI generasi kelima.
Mesin tersebut diklaim memiliki efisiensi termal hingga 44,5 persen, dengan output tenaga mencapai 221 hp dan torsi 390 Nm.
Jantung pacu konvensional itu dipadukan dengan baterai berkapasitas 26,7 kWh. Dalam kondisi tertentu, motor listrik mampu memberikan sensasi berkendara yang sangat senyap, hampir menyerupai kendaraan listrik murni.