Trac Bidik Pelanggan Mobil Rental Individual yang Potensial
Layanan penyewaan kendaraan di bawah naungan Astra, Trac melihat adanya potensi besar bisnis di sektor individual atau perorangan.
Saat ini mayoritas konsumen Trac merupakan fleet atau korporasi. Namun di masa mendatang mereka berniat mengembangkan bisnisnya dengan fokus utama konsumen perorangan.
“Kami memang melihat bahwa segmen ini potensial untuk dikembangkan di dalam Trac,” kata Halomoan Fischer, Chief Operating Officer Trac di Jakarta Selatan, Kamis (12/02).
Di Trac sendiri, persentase jumlah konsumen korporasi adalah sekitar 92 persen. Delapan persen sisanya adalah individual.

Untuk itu Trac tengah mengembangkan layanannya agar dapat semakin mengakomodir kebutuhan pelanggan individual.
Pertama adalah persiapan reservasi lewat berbagai platform. Bisa melalui nomor telepon, WhatsApp maupun aplikasi yang bisa diunduh melalui App Store ataupun Play Store.
“Kami terkoneksi dengan mitra-mitra di dalam satu ekosistem. Kami terhubung dengan online travel agent,” kata Halomoan.
Lebih lanjut dia menjelaskan, dahulu pemesanan penyewaan mobil melalui Trac hanya bisa dilakukan 12 jam sebelum keberangkatan.
Kini booking window atau waktu tunggu pemesanannya dipercepat jadi dua jam, mengikuti kebutuhan konsumen.
Di samping itu ada layanan booking secara instan. Tetapi saat ini, fasilitas tersebut hanya bisa dimanfaatkan di dua titik bandara yakni Soekarno-Hatta (Tangerang) dan I Gusti Ngurah Rai (Bali).
“Harapannya apabila konsumen mendarat lalu belum ada yang menjemput dan ingin rental, kami sediakan booking instant,” kata Halomoan.
Ia menegaskan sekarang juga ada tombol emergency disediakan pada aplikasi Trac, bisa digunakan saat ada kondisi darurat.

“Command center kami 24 jam, bisa segera follow up. Terhubung dengan jaringan Astra lain terutama (bagian) otomotif,” kata Halomoan.
Sekadar informasi, Trac menawarkan berbagai pilihan mobil mulai dari Low Cost Green Car (LCGC), Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) sampai kendaraan premium seperti Lexus LM 350.
Per 2030, pihak Trac menargetkan porsi konsumen individual mereka bisa mengimbangi penyewa korporasi dengan persentase 50:50.