Ada KA Parahyangan, Ini Kereta yang Ganti Sarana Stainless Steel New Generation 10-11 Januari 2026
PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan penyesuaian layanan dengan mengganti sarana pada sejumlah perjalanan kereta api mulai 10 hingga 11 Januari 2026.
Perubahan ini berkaitan dengan penggunaan kereta stainless steel new generation pada dua jenis kereta api jarak menengah hingga jarak jauh.
Lantas, kereta apa saja yang berubah sarana pada 10–11 Januari 2026?
Daftar kereta yang berubah sarana 10–11 Januari 2026
Berdasarkan unggahan akun resmi @KAI121 di media sosial X pada Jumat (9/1/2025), berikut daftar kereta api yang mengalami perubahan sarana pada periode tersebut:
Mulai Jumat, 10 Januari 2026
- KA Gajayana relasi Malang – Gambir
Mulai Sabtu, 11 Januari 2026
- KA Gajayana relasi Gambir – Malang
- KA Parahyangan nomor perjalanan 132–133 relasi Gambir – Bandung (PP)
Kedua kereta ini dipilih untuk menggunakan sarana stainless steel new generation sebagai bagian dari peningkatan layanan perjalanan kereta api.
Perubahan ini hanya menyangkut jenis rangkaian kereta yang digunakan.
Jadwal keberangkatan dan kedatangan tetap mengacu pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) yang berlaku.
Apa itu kereta stainless steel new generation?
Kereta stainless steel new generation merupakan rangkaian terbaru yang digunakan KAI untuk meningkatkan kualitas layanan penumpang.
Secara umum, kereta jenis ini dirancang dengan material bodi berbahan stainless steel serta pembaruan pada aspek interior dan sistem pendukung perjalanan.
- Material bodi berbahan stainless steel
- Desain interior yang lebih modern
- Tata letak kursi menghadap laju kereta
- Desain kursi yang lebih ergonomis
- Toilet yang terpisah untuk laki-laki dan perempuan
- Pintu dengan sistem buka-tutup otomatis.
Tentang KA Gajayana
KA Gajayana merupakan kereta api yang melayani relasi Malang – Gambir (PP) dan dikenal sebagai salah satu layanan jarak jauh yang banyak digunakan penumpang.
Kereta ini melintasi sejumlah kota besar di Jawa, seperti Kepanjen, Wlingi, Blitar, Tulungagung, Kediri, Madiun, Solo Balapan, Yogyakarta, Kutoarjo, Purwokerto, Cirebon, hingga Jatinegara.
KA Gajayana terdiri dari dua kelas yakni Eksekutif dan Luxury dengan harga tiket Rp 700 ribuan hingga Rp 1,9 jutaan.
Menurut Gapeka 2025, waktu tempuh rute Malang-Gambir sekitar 12 jam 10 menit dan Gambir-Malang sekitar 12 jam 16 menit.
Tentang KA Parahyangan
Sementara itu, KA Parahyangan melayani relasi Gambir – Bandung (PP) dan menjadi salah satu kereta favorit untuk perjalanan antarkota jarak menengah.
Dulunya, kereta ini bernama Argo Parahyangan dan mengalami perubahan sejak Gapeka 2025 berlaku pada Februari tahun lalu.
Kereta ini melayani perjalanan melalui sejumlah stasiun seperti Bandung, Cimahi, Purwakarta, Bekasi, Jatinegara, dan Gambir, meski tidak seluruh perjalanan berhenti di semua stasiun karena menyesuaikan pola operasi.
KA Parahyangan melayani enam perjalanan per hari untuk masing-masing rute Bandung-Jakarta dan Jakarta-Bandung dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 40 menit hingga 3 jam.
Kereta ini terdiri dari kelas Ekonomi, Eksekutif, dan Panoramic dengan tarif normal masing-masing sekitar Rp 150.000, Rp 250.000, dan Rp 400.000.
Meskipun demikian harga dapat berubah tergantung kebijakan dan periode perjalanan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang