Pesta Gol Tanpa Ampun, Malut United Bungkam PSBS Biak 6-2
Malut United menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penantang serius di papan atas BRI Super League 2025/2026. Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu 4 Januari 2026, Laskar Kie Raha berpesta gol dengan kemenangan telak 6-2 atas PSBS Biak.
Sejak menit awal, Malut United langsung mengambil inisiatif serangan dan membuat PSBS Biak kesulitan keluar dari tekanan. Dominasi tersebut akhirnya berbuah gol pembuka pada menit ke-16 melalui Gustavo Franca yang sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang tim tamu.
Keunggulan Malut United semakin menjauh menjelang turun minum. Kerja sama apik Yance Sayuri dan Tyronne del Pino dituntaskan Yakob Sayuri pada menit ke-40, membuat tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki paruh kedua, Malut United tidak mengendurkan tempo permainan. Tyronne del Pino mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-51 usai menerima assist matang dari David da Silva. Hanya berselang lima menit, giliran David da Silva yang mencetak gol keempat Malut United setelah menaklukkan kiper PSBS Biak, Kadu, dalam situasi satu lawan satu.
PSBS Biak sempat memberi perlawanan dan memperkecil ketertinggalan pada menit ke-69. Yanus Putra melakukan aksi individu impresif dari tengah lapangan sebelum melepaskan tembakan keras kaki kiri dari tepi kotak penalti yang gagal dibendung kiper Malut United. Skor berubah menjadi 4-1.
Namun, respons Malut United kembali menunjukkan kedewasaan tim. Pada menit ke-77, Ciro Alves sukses mengeksekusi penalti setelah terjadi pelanggaran di area terlarang PSBS Biak, mengubah skor menjadi 5-1.
PSBS Biak kembali mencetak gol hiburan melalui Heri Susanto pada menit ke-80, memperkecil kedudukan menjadi 5-2. Meski demikian, pesta gol tuan rumah ditutup sempurna oleh Frets Butuan pada menit ke-90+2 setelah memanfaatkan umpan David da Silva. Skor akhir 6-2 menegaskan dominasi Malut United di laga tersebut.
Kemenangan besar ini mengukuhkan posisi Malut United di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 34 poin dari 16 pertandingan, menyamai perolehan poin Persib Bandung yang turun ke posisi keempat dan dijadwalkan bertandang ke markas Persik Kediri pada Senin 5 Januari 2026 malam.
Kapten Malut United, Gustavo Franca, menegaskan kemenangan telak tersebut tidak membuat timnya cepat puas. Ia meminta seluruh pemain tetap bekerja keras dan menjaga konsistensi di sisa kompetisi.
“Senang bisa meraih tiga poin, tetapi masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki. Kami harus terus bekerja, tetap rendah hati, dan menjaga konsistensi,” kata Gustavo Franca dalam konferensi pers seusai pertandingan, Minggu 4 Januari 2025 dikutip Antara.
Meski mencetak satu gol, Gustavo mengaku lebih menaruh perhatian pada performa tim secara keseluruhan dibandingkan pencapaian individu.
“Saya lebih senang melihat performa tim daripada mencetak gol. Kami perlu menjaga momentum untuk terus meraih tiga poin,” tutur pemain bernomor punggung empat tersebut, yang kini telah mengoleksi empat gol bersama Malut United.
Gustavo juga memberikan apresiasi terhadap PSBS Biak yang dinilainya tampil lebih baik dari posisi mereka di klasemen.
“Seperti perkiraan kami, PSBS Biak bukan lawan yang mudah. Posisi di papan klasemen tidak mencerminkan cara mereka bermain. PSBS adalah tim yang kuat,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih sementara PSBS Biak, Kahudi Wahyu, mengakui keunggulan Malut United dan menyoroti faktor kelelahan akibat perjalanan panjang menuju Ternate.
“Perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan sangat berdampak pada kondisi fisik pemain. Itu terlihat jelas di pertandingan ini. Ke depan, kami akan meningkatkan aspek fisik dan membenahi taktik individu pemain,” kata Kahudi.
Kahudi juga menilai timnya dirugikan oleh keputusan wasit yang tidak memberikan penalti pada momen krusial.
“Tadi seharusnya kami mendapatkan penalti. Jika itu gol, tentu bisa memengaruhi mental pemain dan memberi peluang untuk kembali mencetak gol,” ujarnya.
Meski kalah telak dan masih terjebak di zona bawah klasemen dengan 13 poin dari 16 laga, Kahudi menegaskan PSBS Biak tidak akan menyerah dalam perjuangan keluar dari ancaman degradasi.
“Target kami ke depan adalah bisa mengambil poin di laga-laga berikutnya agar bisa keluar dari jurang degradasi,” tuturnya.
Di kubu tuan rumah, pelatih Malut United Hendri Susilo menilai kemenangan besar ini berdampak positif terhadap mental bertanding timnya.
“Raihan tiga poin sangat mengangkat moral kami untuk bersaing di papan atas klasemen,” ujar Hendri.
Malut United kini tercatat tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir dan akan menghadapi tantangan berat berikutnya saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada pekan terakhir putaran pertama BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu 10 Januari 2026.