Suzuki Siapkan Mobil Listrik Baru, Diduga Kuat MPV

 Setelah menghadirkan e Vitara, Suzuki diketahui sedang menyiapkan produk mobil listrik baru buat konsumen tahun depan.

Jika sebelumnya berupa Sport Utility Vehicle (SUV), kali ini mobil listrik Suzuki bakal mengisi segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) yang jadi salah satu favorit konsumen.

Dilansir dari Gaadiwaadi, MPV ini bakal menjadi mobil listrik kedua Suzuki di pasar India setelah e Vitara.

Di sana, model baru yang diyakini merupakan MPV listrik Suzuki didaftarkan dengan kode nama YMC.

Suzuki

“Mengacu pada informasi yang ada, Maruti Suzuki YMC EV akan mulai dijual pada September 2026,” tulis laporan Gaadiwaadi dikutip pada Minggu (28/12).

Belum ada informasi rinci terkait desain eksterior maupun spesifikasi teknis dari MPV listrik Suzuki.

Namun banyak pihak meyakini konfigurasi maupun material baterainya tidak akan berbeda jauh dari yang dipakai pada Suzuki e Vitara.

MPV listrik Suzuki bakal menggunakan basis yang sama seperti e Vitara yakni 27PL Skateboard Platform. Perlu diketahui, ini sebelumnya dikembangkan oleh Maruti Suzuki bersama Toyota.

Berkat penggunaan platform itu, mobil listrik Suzuki dapat disematkan baterai berkapasitas 49 kWh atau 61 kWh.

Varian teratas dengan kapasitas terbesar diklaim memampukan mobil untuk melaju sampai 543 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.

Sementara konfigurasi motor elektrik maupun penggeraknya kemungkinan banyak diadopsi dari mobil listrik perdana mereka, e Vitara.

Di India, MPV listrik Suzuki bakal bersaing dengan Kia Carens Clavis EV. Sementara apabila dihadirkan di Indonesia, rival terkuat saat ini adalah BYD M6.

Suzuki

BYD M6 merupakan opsi MPV bertenaga listrik dengan banderol kompetitif. Terbantu oleh insentif, harganya ada di kisaran Rp 380 jutaan sampai Rp 400 jutaan ke atas on the road Jakarta.

Jika masuk Indonesia, produk teranyar dari Suzuki akan mengisi kelas di atas Ertiga dengan banderol lebih tinggi.

Sementara ini, baru mobil listrik Suzuki e Vitara terkonfirmasi masuk pasar Indonesia pada 2026. Model tersebut menjadi Electric Vehicle (EV) perdana mereka yang ditawarkan ke konsumen dalam negeri.