Daftar Ruas Tol yang Diskon hingga 20 Persen Selama Libur Nataru, Mana Saja?

Menjelang libur Natal dan tahun baru atau Nataru, pemerintah kembali memberikan potongan tarif tol bagi pengguna jalan.
Diskon tahun ini hingga sebesar 20 persen untuk beberapa ruas tertentu.
Diskon ini digulirkan demi menjaga kelancaran arus mudik, serta mendorong masyarakat memilih waktu perjalanan yang lebih teratur.
Lantas, ruas tol mana saja yang mendapat diskon tarif selama Nataru?
Diskon tol hingga 20 persen
Pemerintah melalui Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah menyiapkan program diskon tarif tol untuk periode libur Nataru 2025/2026.
Dilansir dari , Rabu, potongan tarif akan berada di kisaran 10–20 persen dan berlaku di 26 ruas tol sebagai bentuk apresiasi bagi pengguna jalan.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengatakan, besaran potongan disesuaikan dengan usulan masing-masing BUJT.
"Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat pengguna jalan tol, direncanakan pemberian diskon selama periode Natal–Tahun Baru 2025–2026, dengan besaran 10 persen hingga 20 persen," ujar Diana dalam rapat bersama Komisi V DPR RI yang disiarkan daring, Selasa (9/12/2025).
Diskon hanya berlaku untuk tarif terjauh dan menggunakan pembayaran elektronik.
Kebijakan ini tidak dapat digunakan jika saldo e-money tidak cukup atau asal-tujuan kendaraan tidak terdeteksi oleh sistem transaksi.
Daftar ruas tol yang dapat diskon
Program ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni 22, 23, dan 31 Desember 2025.
Khusus untuk Tol Manado–Bitung, masa potongan akan lebih panjang, berlaku mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
Berikut 26 ruas jalan tol yang dapat diskon Nataru:
Pulau Jawa dan Jabodetabek
- Tol Jakarta-Cikampek: 20 persen
- Tol Jakarta-Cikampek Elevated (MBZ): 20 persen
- Tol Cikampek-Palimanan: 20 persen
- Tol Palimanan-Kanci: 20 persen
- Tol Kanci-Pejagan: 10 persen
- Tol Pejagan-Pemalang: 10 persen
- Tol Pemalang-Batang: 10 persen
- Tol Batang-Semarang: 20 persen
- Tol Semarang ABC: 20 persen
- Tol Cisumdawu: 20 persen
- Tol Krian-Legundi-Bunder: 11,11 persen
- Tol Kelapa Gading-Pulogebang: 20 persen
- Tol Becakayu: 20 persen (dynamic pricing, jam non-sibuk).
Pulau Sumatera
- Tol Bakauheni-Terbanggi Besar: 10 persen
- Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung: 20 persen
- Tol Kayuagung-Palembang: 10 persen
- Tol Indralaya-Prabumulih: 20 persen
- Tol Pekanbaru-Dumai: 20 persen
- Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar: 20 persen
- Tol Medan-Binjai: 10 persen
- Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa: 20 persen
- Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi: 20 persen
- Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat: 20 persen
- Tol Indrapura-Kisaran: 20 persen
- Tol Sigli-Banda Aceh: 20 persen.
Pulau Sulawesi
- Tol Manado-Bitung: 20 persen.
Lima ruas tol dibuka fungsional
Diberitakan , Selasa (9/12/2025), Kementerian PU juga memastikan akan membuka lima ruas jalan tol baru secara fungsional pada Nataru kali ini.
"Untuk antisipasi lonjakan layanan, terdapat 5 ruas jalan tol yang akan difungsionalkan dengan panjang 142,587 kilometer," kata Diana Kusumastuti.
Pembukaan lima ruas jalan tol diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, namun efektivitasnya tetap bergantung pada kondisi serta progres konstruksi di lapangan.
Berikut daftar lima ruas tol yang dibuka fungsional jelang Nataru:
- Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeun): panjang 24,67 km
- Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Sebagian Seksi 4 (Sinaksak–Simpang Pinei): panjang 12,86 km
- Tol Palembang–Betung Seksi 2 (Rengas–Pulau Rimau): panjang 30,75 km
- Tol Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1 dan 2 (Gending–Paiton): panjang 24,08 km
- Tol Ibu Kota Negara (IKN) Seksi 3A, 3A2, 3B, 3B2, 5A, 5B, 6A, serta Jembatan Pulau Balang: total panjang 50,227 km.