Dengar Keluhan, Chery Siap Evaluasi Sistem Ketersediaan Suku Cadang
Chery mengakui banyak orang beranggapan ketersediaan suku cadang mereka sulit didapatkan. Oleh sebab itu pihaknya akan melakukan beragam perbaikan untuk memastikan kepuasan pelanggan lebih terjaga.
Mulai dari memperbaiki sistem hingga menambah jaringannya. Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa mendapat layanan yang lebih baik.
“Sebenarnya itu ada masalah di sistem saja. Jadi sebelum Grand Opening, kami sudah periksa semua kapasitas tersemasuk suku cadang dan itu semua harus lengkap,” ungkap Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia.
Sementara untuk suku cadang slow moving yang belum tersedia, diler bisa memesan ke APM. Nantinya akan disediakan komponen dari pabrik.

“Jadi suku cadangnya menggunakan komponen yang ada di pabrik,” tambahnya.
Meski demikian dirinya memastikan bakal terus memperbaiki sistem ketersediaan suku cadang. Dengan demikian diharapkan pandangan masyarakat terhadap ketersediaan suku cadang bisa membaik.
“Kalau dari segi logistik, kami sudah bekerjasama dengan pihak ketiga. Jadi tinggal bagaimana stock management di setiap diler agar bisa ditingkatkan,” tambahnya kemudian.
Bila sistem tersebut sudah matang maka diharapkan tidak ada lagi anggapan bahwa suku cadang Chery sulit ditemukan.
Tambah Diler
Tak hanya itu, Chery juga berencana untuk menambah jumlah diler mereka menjadi 150 outlet. Jumlah ini meningkat pesat bila dibandingkan dengan total jaringan sekarang.
“Hingga akhir tahun ini jumlah diler kami ada 80 outlet dan di 2026 targetnya naik jadi 150 jaringaan,” ungkapnya.
Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa lebih mudah untuk mendapatkan pembelian dan perawatan.
“Kami juga sudah mendirikan body repair untuk memudahkan pelanggan melakukan perbaikan. Jumlahnya memang belum banyak tapi sudah mulai ditingkatkan,” tegasnya.

Penambahan diler ini dinilai penting karena Chery dipastikan bakal meluncurkan lebih banyak model. Salah satunya adalah Chery X yang sudah diperkenalkan di GJAW 2025.
Kehadiran model tersebut bisa menarik para pebisnis yang biasa melakukan pembelian secara fleet.