Federal Oil Kejar Pengedar Oli Palsu di Kalimantan Timur
Federal Oil kembali mengungkap adanya peredaran oli palsu di kawasan Kalimantan Timur. Hal ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan konsumen.
Setelah memberantas peredaran pelumas tidak sesuai spesifikasi di Jambi, terbaru kasus serupa terungkap di Balikpapan dan Samarinda.
Berdasarkan hasil investigasi, terdapat 25 botol oli palsu di Puncak Motor di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Lalu diamankan 5 karton dan 19 botol pelumas abal-abal di VM Motor yang beralamat di Samarinda, Kalimantan Timur.

Kedua bengkel motor tersebut di atas mengedarkan Federal Ultratec. Produk-produk itu terbukti tidak sesuai spesifikasi pabrik.
“Kami terus melakukan upaya untuk melindungi konsumen dari risiko penggunaan pelumas tidak sesuai spesifikasi,” ucap Alfin Kurniadi, B2C Sales Director PT EMLI (ExxonMobil Lubricants Indonesia) di siaran pers (17/11).
Bong selaku pemilik bengkel Puncak Motor dan Victor sebagai penggawa VM Motor mengakui kesalahannya. Mereka menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media lokal.
Berdasarkan keterangan kedua pemilik bengkel, mereka mendapatkan pelumas palsu dari seorang oknum pengedar.
Orang tersebut melakukan pengiriman secara langsung, tanpa kurir atau logistik. Oknum pengedar hingga saat ini.
Federal Oil melakukan penggerebekan bersama aparat penegak hukum, mitra bengkel dan masyarakat.
“Kami mengimbau konsumen untuk selalu membeli produk Federal Oil di jaringan resmi. Agar bisa mendapatkan kualitas dan kenyaman maksimal,” jelas Alfin.
Produsen ini juga terus mengedukasi konsumen untuk membeli produk orisinal. Adapun langkah mereka melalui program berhadiah pulsa.
Melalui pembelian Federal Matic dan Federal Racing Matic yang masih berlangsung hingga 30 November 2025.
Caranya dengan melakukan verifikasi keaslian produk melalui scan QR Code di belakang label kemasan.

Hal tersebut guna memastikan kenyamanan konsumen dalam mendapatkan produk berkualitas. Program di atas juga dimaksudkan meningkatkan kesadaran konsumen.
Pengguna sepeda motor harus teliti dan cermat dalam menentukan pilihan pelumas orisinil.
Sepanjang 2024 dan 2025, Federal Oil terus melakukan pengawasan terhadap peredaran oli palsu. Sehingga menjadi peringatan keras bagi oknum pengedar.