Klarifikasi Chery Soal Insiden Fengyun X3L di Gunung Tianmen
Chery beberapa waktu belakangan menjadi pusat perhatian. Terutama saat aksi Fengyun X3L di Gerbang Surga, Cina.
Mobil itu gagal menundukkan jalur legendaris Pegunungan Tianmen. Fengyun X3L justru merosot saat mendaki beberapa anak tangga.
Bahkan kendaraan Extended-range electric vehicle (EREV) kembaran J6 itu sampai menabrak pagar pembatas di lokasi ikonik Cina itu. Sehingga insiden tersebut viral di media sosial.
Chery Auto pun buka suara. Menurut mereka, peristiwa di atas terjadi saat kegiatan uji coba internal.

Kegiatan kali ini bertujuan buat mendemonstrasikan performa kendaraan di rute non konvensional. Chery juga memastikan tidak ada jatuh korban.
"Hasil investigasi awal menunjukan bahwa masalah terjadi karena pengait utama tali pengaman tiba-tiba lepas," bunyi pernyataan resmi Chery.
Jenama asal Tiongkok itu juga menerangkan bahwa, ketika pengait lepas kemudian tali yang ada tersangkut ke roda kanan kendaraan.
Sehingga membuat Fengyun X3L kehilangan traksi. Lalu meluncur mundur dan menabrak pagar pengaman.
"Hal ini mengakibatkan kerusakan sebagian pada pagar tersebut. Pada insiden ini, tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada lingkungan alam sekitar," lanjut mereka.
Lebih jauh disebutkan, kalau peristiwa pada 12 November 2025 itu merupakan kelalaian mereka. Sebab gagal melakukan penilaian risiko.
Kemudian kurang pengendalian detail dalam proses perencanaan. Selanjutnya ketika pelaksanaan uji tantangan ekstrem di Area Wisata Gunung Tianmen, Zhangjiajie, Provinsi Hunan.
Produsen mobil listrik satu ini menerangkan, kalau kejadian seperti di atas memang tidak dapat dihindari.
"Kami juga menyadari dan merefleksikan secara mendalam kekhawatiran publik atas keputusan kami mengadakan uji ekstrem di area wisata umum," tegas Chery.
Kegagalan uji ekstrem kali ini dianggap menjadi pelajaran berharga. Sehingga bisa melangkah lebih jauh dan berhati-hati.

Selanjutnya mempersiapkan segalanya lebih matang. Dengan begitu tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.
"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pengelola Area Wisata Gunung Tianmen, para wisatawan, mitra serta seluruh pihak yang turut memberikan perhatian atas kejadian ini," pungkas Chery.
Terakhir Chery akan memberikan kabar terbaru, soal hasil investigasi dari peristiwa yang melibatkan kembaran J6 tersebut.