Chery Siap Bantu Pemerintah Soal Pengembangan Mobil Nasional

Beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto sedang menggaungkan mobil nasional. Ternyata rencana tersebut mendapat banyak respons.

Seperti datang dari Chery Sales Indonesia (CSI). Jenama asal Cina itu mengaku kalau mereka siap berkontribusi dalam proyek mobil nasional.

“Kita sih pada intinya support ya tentunya. Sebagai pemain pelaku otomotif, kita akan support saja,” ungkap Budi Darmawan, Vice Country Director CSI di Bogor beberapa waktu lalu.

Budi menyatakan bahwa Chery sangat siap berkolaborasi dengan pemerintah. Sehingga rencana Presiden Prabowo bisa segera terwujud.

Chery Tiggo Cross CSH

Apalagi Chery melihat inisiatif mobil nasional sebagai langkah positif. Sehingga mampu memperkuat ekosistem industri otomotif lokal.

Di sisi lain Chery memang memiliki segudang pengalaman dalam mengembangkan kendaraan. Mulai dari mobil konvensional sampai PHEV sekalipun.

Oleh sebab itu kolaborasi dengan pemerintah, dinilai dapat mempercepat proses pembuatan kendaraan roda empat nasional.

“Anything yang pemerintah nanti butuhkan (kami siap bantu),” Budi melanjutkan.

Sebagai informasi, Prabowo Subianto mengungkapkan mobil buatan Indonesia akan hadir dalam tiga tahun ke depan.

Hal ini karena pemerintah sudah memulai beberapa langkah untuk mengawalinya. Sehingga di masa mendatang Indonesia bisa memiliki brand sendiri.

Ia bahkan menerangkan kalau pemerintah telah menyiapkan alokasi dana. Kemudian lahan untuk pembangunan pabrik yang akan memproduksi mobil nasional.

Saat ini, tim pengembang disebut tengah bekerja menyiapkan hal tersebut. Dengan demikian proses produksi dapat segera dijalankan.

Sementara itu Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian mengusulkan mobil nasional ditetapkan sebagai proyek strategis nasional (PSN).

Menurut Budi bila kendaraan roda empat dengan merek lokal jadi PSN, maka proyek ini bisa berjalan lebih cepat dibanding sebelumnya.

Hyundai Ingin Kembangkan Mobil Nasional

Di sisi lain Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan Hyundai siap berpartisipasi dalam proyek mobil nasional.

“Mereka siap dengan modal tertentu dan itu perlu pembahasan lebih detail,” kata Airlangga di Antara.

Maung MV3 Jadi Kendaraan Operasional TNI dan Polri

Airlangga menuturkan, pembahasan dengan jenama Asal Korea Selatan itu akan dilanjutkan. Jadi progres program satu ini bisa berjalan cepat.

“Tentu yang namanya kendaraan ini ada desain dan basisnya. Tetapi basisnya yang dibahas berbasis EV (Electric Vehicle),”pungkas Airlangga.

Selain Hyundai, Airlangga mengungkap sejumlah perusahaan besar asal Korea Selatan juga berniat berinvestasi di Tanah Air.