Esports, PUBG Mobile Gandeng Dying Light: The Beast
Dunia esports kembali ramai dengan hadirnya kolaborasi besar dari PUBG Mobile. Gim battle royale populer garapan Tencent itu menggandeng Dying Light: The Beast, game survival horror terbaru milik Techland, dalam event spesial bertema zombie.
Kolaborasi ini resmi berjalan mulai 16 Oktober hingga 4 November 2025, menghadirkan beragam konten eksklusif dan mode baru yang siap menguji refleks serta strategi pemain profesional maupun komunitas.
Para pemain kini bisa menemukan gerombolan zombie khas Dying Light di area Castor Woods pada peta Livik dan Erangel. Ada tiga tipe zombie yang siap menantang: Biter yang lambat tapi mematikan, Viral yang gesit dan menyerang secara brutal, serta Charger, zombie terkuat dengan kemampuan tackle dan charge menghancurkan.
Setiap kali pemain berhasil menaklukkan zombie, safe zone khusus akan terbuka di lantai atas dengan hadiah eksklusif seperti Baseball Bat dan Genome Synthetic Booster. Booster ini memungkinkan pemain masuk ke Beast Mode, meningkatkan mobilitas, mengurangi damage, dan mengakses jurus pamungkas Aerial Smash.
PUBG Mobile Gandeng Dying Light
Kolaborasi ini juga merambah ke mode Metro Royale, di mana item syringe yang dibawa keluar lewat ekstraksi bisa dijual untuk keuntungan tambahan — mekanisme ini digadang bakal jadi sorotan di turnamen komunitas dan arena scrim esports.
Tak berhenti di situ, mulai 20 Oktober hingga 20 Desember, mode World of Wonder (WOW) kedatangan peta crossover resmi bertema Dying Light. Pemain dan kreator konten bisa memanfaatkan fitur WOW 1.0 untuk membuat arena custom bertema zombie, memperkaya scene kompetitif dan konten kreatif PUBG Mobile.
Event Hadiah Permanen dan Kolaborasi In-Game
PUBG Mobile juga menyiapkan event misi bertema Halloween dengan hadiah permanen seperti avatar, frame, hingga kostum Kyle Crane, karakter utama Dying Light.
Sementara itu, Techland juga menyiapkan crossover di gim Dying Light: The Beast sendiri, dengan misi tambahan dan item kolaborasi seperti kostum, skin kendaraan, baseball bat, hingga charm eksklusif PUBG x Dying Light.
Kolaborasi Besar untuk Komunitas Esports
Tymon Smektała, Direktur Franchise Dying Light, menyebut kerja sama ini sebagai wujud sinergi dua IP survival paling ikonik di dunia.
“Kolaborasi ini bukan sekadar event, tapi cara menghadirkan pengalaman baru bagi penggemar kedua komunitas,” ujarnya.
Vincent Wang, Head of PUBG Mobile Publishing di Tencent Games, menambahkan bahwa momentum ini menjadi ajang penyegaran bagi pemain dan komunitas menjelang musim turnamen esports akhir tahun