First Impression Chery Tiggo 9 CSH, Padukan Power dan Kemewahan

 PT Chery Sales Indonesia (CSI) menghadirkan model flagship Chery Tiggo 9 CSH yang merupakan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) untuk konsumen Tanah Air pada perhelatan GIIAS 2025.

Mobil ini memiliki dimensi lebih besar dari pendahulunya, Tiggo 8 CSH. Kemudian memiliki sejumlah keunggulan lain seperti disematkannya fitur Automatic Parking Assist.

Chery Tiggo 9 CSH diharapkan bisa memenuhi kebutuhan keluarga jika menginginkan mobil keluarga nyaman namun tetap tangguh melibas berbagai medan jalan termasuk offroad.

Bahasa desain mobil ini masih mirip Tiggo 8 CSH. Perbedaan utama yang langsung terlihat secara visual adalah ukuran.

First Impression Chery Tiggo 9 CSH

KatadataOTO berkesempatan untuk mencoba langsung unitnya di area Bridgestone Proving Ground dan mengetes performa, akselerasi serta kenyamanannya.

Posisi Berkendara

Duduk di bangku pengemudi, posisi duduk diberikan mirip seperti pada Tiggo 8 CSH.

Mudah diatur karena pengaturannya sudah elektrik. Lingkar kemudi juga dapat dengan mudah disesuaikan secara elektrik menggunakan tombol di sisi kiri belakang setir.

Sehingga walaupun merupakan SUV yang tergolong besar, pengemudi tetap mendapatkan pandangan luas ke depan dan lebih percaya diri saat berkendara.

Namun lagi-lagi penempatan tuas transmisi di tuas kanan belakang kemudi jadi perhatian.

Perlu pembiasaan sebab pergantian transmisi dilakukan bukan melalui kenop atau tuas di konsol tengah.

Sensasi Berkendara

Di rute pertama KatadataOTO membawa Chery Tiggo 9 CSH melintasi area jalan dengan kontur tidak rata dalam kecepatan sekitar 40 km/jam.

Ini bermaksud untuk mendemonstrasikan kenyamanan setelah suspensi Chery Tiggo 9 CSH serta kabinnya kedap, membuat suara gesekan ban ke aspal tidak mengganggu sampai ke dalam.

Untuk diketahui Chery Tiggo 9 CSH menggunakan suspensi independen multi link di bagian depan dan belakang.

Suspensi disetel sedemikian rupa agar mampu menyerap guncangan dengan optimal namun tetap terasa rigid ketika dibawa melaju dalam kecepatan tinggi.

Kemudian kekedapan kabin didukung teknologi Noise Reduction yang diklaim dapat mengurangi noise sampai 72 dBA dalam kecepatan tinggi sampai 120 km/jam.

Sama seperti di Tiggo 8 CSH, kabin kedap masih jadi salah satu nilai plus dari lini PHEV Chery.

Rute berikutnya adalah lajur akselerasi. Di atas kertas, Chery Tiggo 9 CSH diklaim dapat melaju dari 0-100 km/jam sesingkat 5,4 detik saja.

Saat pertama kali gas diinjak, torsi instan khas mobil listrik langsung terasa dan memacu mobil hingga menyentuh kecepatan 100 km/jam tanpa kesulitan berarti.

Hal ini memungkinkan sebab Tiggo 9 CSH didukung mesin turbo Dedicated Hybrid Engine (DHE), diformulasikan khusus kendaraan hibrida.

Performanya juga didukung baterai besar berkapasitas 34,4 kWh, disalurkan ke semua roda melalui transmisi otomatis Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Tenaga maksimum Chery Tiggo 9 CSH adalah 610 hp sedangkan torsi puncaknya 920 Nm.

Berdasarkan data yang dikumpulkan pihak Chery, catatan waktu akselerasi para peserta test drive ada di kisaran lima detik.

Rute terakhir yakni obstacle, di mana Chery Tiggo 9 CSH harus melintasi kontur jalan tidak rata guna mendemonstrasikan kemampuan AWD dari SUV tersebut.

First Impression Chery Tiggo 9 CSH

Sistem pada Chery Tiggo 9 CSH memungkinkan traksi dibagi ke seluruh roda sesuai kebutuhan dan membawa mobil melaju, meskipun obstacle itu minim traksi.

Sayangnya kami tidak bisa mengetes langsung klaim efisiensi Chery Tiggo 9 CSH di perjalanan jauh, sebab pengujian dilakukan secara terbatas di proving ground.

Kesimpulan

Chery Tiggo 9 CSH bisa dipertimbangkan sebagai pilihan bagi konsumen apabila menginginkan SUV mewah mengimbangkan kenyamanan dan ketangguhan.

Selain berkapasitas tujuh penumpang, fitur-fitur di kabin mumpuni seperti adanya Ventilated Seat di baris pertama dan kedua.

Mobil juga nyaman dikemudikan karena menawarkan tenaga berlimpah, membuat pengemudi percaya diri menghadapi berbagai medan jalan.

Satu hal jadi catatan adalah ada suara mesin sesekali terdengar keras ke kabin, ketika daya baterai diisi oleh sistem motor elektrik sebagai generator Tiggo 9 CSH. Ini tidak kami rasakan di Tiggo 8 CSH.