Vivo X300 Pro Resmi, Bawa Kamera 200 MP Zeiss dan Chipset Dimensity 9500!
Vivo resmi memperkenalkan Vivo X300 Pro di China pada Senin, 13 Oktober 2025. Perangkat ini merupakan suksesor dari Vivo X200 Pro yang sebelumnya meluncur pada Oktober 2024 dan menjadi andalan global pada November 2024.
Sebagai penerus, seri terbaru ini hadir dengan peningkatan besar di sektor performa, kamera, serta kemampuan pengisian daya.
Chipset Dimensity 9500 Jadi Andalan
Vivo X300 Pro menjadi salah satu smartphone pertama yang menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9500 (3 nm). Prosesor ini diklaim mampu menjalankan berbagai aktivitas berat seperti gaming, tugas berbasis AI, hingga multitasking harian dengan lancar. Chip ini juga didukung oleh chip tambahan Vivo V3+, yang berfungsi meningkatkan kualitas pemrosesan gambar dan video agar hasil tangkapan kamera lebih detail dan natural.
Vivo menyediakan beberapa varian memori, mulai dari RAM 12 GB hingga 16 GB dengan penyimpanan internal hingga 1 TB. Dengan kombinasi ini, Vivo X300 Pro menawarkan kinerja yang cocok untuk pengguna profesional hingga kreator konten.
Kolaborasi Zeiss untuk Kamera Profesional
Sama seperti generasi sebelumnya, Vivo kembali bekerja sama dengan Zeiss, produsen optik asal Jerman yang terkenal di dunia fotografi. Kolaborasi ini menghasilkan sistem kamera berkelas profesional, baik dari sisi perangkat keras maupun pemrosesan gambar.
Vivo X300 Pro dibekali kamera utama Sony LYT-828 beresolusi 50 MP dengan bukaan f/1.57 dan teknologi gimbal OIS untuk stabilisasi lebih baik. Sementara kamera telefoto periskop beresolusi 200 MP menggunakan sensor Samsung HPB 1/1.4 inci menjadi sorotan utama, mampu melakukan zoom optik 3,7x dan juga berfungsi sebagai kamera makro.
Tak ketinggalan, ada kamera ultrawide 50 MP serta kamera depan 50 MP dengan sensor Samsung JN1, meningkat dari 32 MP pada seri sebelumnya. Hasil foto diklaim memiliki warna kulit lebih natural, kontras seimbang, dan tone yang khas kamera Zeiss.
Selain itu, lapisan Zeiss T coating* diterapkan untuk mengurangi pantulan cahaya, flare, dan ghosting saat pemotretan di malam hari atau kondisi backlight. Zeiss juga turut menyempurnakan algoritma HDR, white balance, serta efek bokeh agar hasil foto tetap konsisten dan terlihat profesional.
Layar dan Baterai Lebih Besar
Dari sisi tampilan, Vivo X300 Pro mengusung layar LTPO AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.260 x 2.800 piksel, refresh rate 120 Hz, dan tingkat kecerahan puncak hingga 4.500 nits. Tampilan ini tidak hanya tajam, tetapi juga hemat daya berkat teknologi LTPO yang dapat menyesuaikan refresh rate secara dinamis.
Untuk urusan daya, Vivo meningkatkan kapasitas baterai menjadi 6.510 mAh, naik dari 6.000 mAh pada X200 Pro. Ponsel ini mendukung pengisian cepat 90 watt melalui kabel dan 40 watt secara nirkabel, memberikan efisiensi tinggi bagi pengguna yang aktif.
Desain Premium dan Ketahanan Tinggi
Semua teknologi canggih itu dibungkus dalam bodi premium setebal 8 mm dengan bobot 226 gram. Vivo X300 Pro juga sudah mengantongi sertifikasi IP68/IP69, yang berarti tahan debu sepenuhnya dan sanggup bertahan di air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Perlindungan IP69 juga memastikan perangkat tahan terhadap semburan air bertekanan tinggi.
Sistem operasinya berbasis Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6, lengkap dengan fitur modern seperti pemindai sidik jari di layar, speaker stereo, NFC, Bluetooth 5.4, WiFi 7, dan port USB-C.
Harga Vivo X300 Pro
Di pasar China, Vivo X300 Pro hadir dalam pilihan warna hitam, coklat, biru, dan putih. Berikut daftar harga resminya:
- 12 GB/256 GB – 5.299 yuan (sekitar Rp12,3 juta)
- 16 GB/512 GB – 5.999 yuan (sekitar Rp13,9 juta)
- 16 GB/1 TB – 6.699 yuan (sekitar Rp15,5 juta)
Dengan peningkatan signifikan di performa, kamera, dan ketahanan, Vivo X300 Pro menegaskan posisinya sebagai salah satu flagship paling canggih dari Vivo sejauh ini. Kolaborasi Zeiss, chipset terbaru MediaTek, dan desain premium membuatnya siap bersaing dengan ponsel flagship dari Samsung maupun Xiaomi di pasar global.