Review vivo V60 Lite: Desain Elegan dengan Baterai Besar dan Prosesor Baru!

Ini adalah vivo V60 Lite 5G!

Desainnya mewah, tipis, ringan, tapi baterainya besar, 6500 mAh BlueVolt Battery. Pengisian daya kencang dengan 90 W FlashCharge. SoC-nya juga baru, Dimensity 7360-Turbo dengan optimalisasi khusus untuk gaming. Kameranya keren!  Dan sudah dilengkapi dengan fitur vivo AI. Yang unik kali ini vivo memakai tagline “Gaya On, Game On”?. 

Loh, vivo V series jadi buat gaming nih? Kemampuan lainnya gimana? Nah mari kita kupas tuntas dalam review kali ini.

vivo V60 Lite 5G, ini adalah penerus dari V50 Lite 5G yang sudah rilis awal tahun ini. Buat yang belum tau, vivo V Lite series adalah lini smartphone mid-range dari vivo dengan penampilan dan beberapa fitur yang mirip seperti seri V yang diatasnya, tapi dengan harga yang lebih terjangkau.

Nah, tentang V60 Lite. Mungkin kalian bertanya, “Ini vivo kok keluarin V60 Lite sih, perasaan belum lama V50 baru rilis?”. Kalau dilihat dari siklusnya, V Lite series ini punya siklus di kisaran 5-7 bulan sekali. Jarak perilisannya V50 Lite 5G sama V60 Lite 5G aja cuma 5 bulan. Jadi jangan kaget kalau kalian beli di bulan ke 5 atau 6 setelah peluncuran, tau-tau ada versi baru, soalnya memang dirancang seperti itu.

Meski jaraknya perilisan antara kedua smartphone itu terbilang singkat, tapi ada beberapa peningkatan nih yang dihadirkan vivo di V60 Lite 5G. Kita akan bahas mulai dari paket penjualannya.

Paket Penjualan vivo V60 Lite 5G

Di dalam paket penjualannya, kita dapat:

  • unit vivo V60 Lite 5G, dengan screen protector terpasang
  • Charger 90 W FlashCharge
  • Kabel USB A to C
  • Case transparan
  • SIM tray ejector
  • Paket dokumen

Desain vivo V60 Lite 5G

Smartphone ini hadir dengan desain serba flat baik di sisi depan, samping, dan belakangnya. Sedangkan buat tepi frame hape ini dibuat melengkung. Modul kameranya punya desain baru. Kalau dilihat-lihat, desain modul kameranya yang sekarang mirip sama V60. Secara tampilan, menurut kami sudah cukup premium.

Smartphone ini hadir dalam tiga pilihan warna, ada Vibing Blue, Vibing Black dan Vibing Pink seperti yang kita uji ini. Warna yang satu ini terlihat manis ya. Bakal cocok nih buat kalian yang suka warna-warna cute seperti ini. Bodi samping dan belakang smartphone ini terbuat dari polikarbonat.

Terkait dimensi:

  • Tinggi: 163.7 mm
  • Lebar: 76.2 mm
  • Tebal: Untuk warna Vibing Pink punya ketebalan 7.69 mm, sementara dua varian lainnya punya ketebalan 7.59 mm.
  • Lalu bobotnya ada di 197 gram.

Meski desainnya tergolong tipis dan ringan, tapi smartphone ini punya ketahanan bodi SGS 5-Star Full Device dan Military-Grade Impact Resistance. Smartphone ini juga diklaim tahan jatuh dari ketinggian 1.5 meter tanpa casing atau 1.7 meter dengan casing.

Buat IP rating, smartphone ini punya sertifikasi IP65 yang kedap debu dan tahan cipratan air bertekanan rendah dari segala arah. Vivo si claim kalau V60 Lite nya bisa tahan air hujan 12 jam.  Jadi kalau gak sengaja kehujanan, masih aman. Tapi ingat, ini bukan berarti hape nya aman dicelupin air atau sengaja diajak berenang.  Meski punya banyak sertifikasi ketahanan, bukan berarti kita bisa pakai smartphone ini secara sembrono, misal dijatuhkan secara seenaknya atau disiram air terus menerus.  Serangkaian sertifikasi tadi hanya sebagai standar pengujian pabrik supaya smartphone ini tidak mudah rusak.

Sekarang kita lihat ada apa saja di sekeliling bodi smartphone ini.

Sisi Kanan: tombol power, tombol volume up/down

Sisi Atas: Microphone, grill speaker

Sisi Kiri: Kosong

Sisi Bawah: Slot SIM, microphone, port USB C, grill speaker.

Slot SIM di sini bisa menampung dual SIM tanpa dukungan microSD. Tidak ada dukungan eSIM di sini.

Untuk audio, smartphone ini sudah punya stereo speaker. Saat dipakai dengerin lagu,  suara yang dihasilkan sudah terasa lantang meskipun separasi audio belum yang super rapi.  Ada juga fitur Audio Booster 200% dan 400% untuk suara yang lebih lantang lagi. Saat dicoba, keluaran suaranya terasa lebih lantang lagi. Tapi ini bikin kualitas audionya jadi sedikit menurun. Sebaiknya ini dipakai saat lagi telepon atau video call di tempat yang ramai ya.

Sisi Depan: 

  • Layar 6.77” AMOLED
  • Resolusi Full HD+, 2392 x 1080 piksel
    • Secara default, refresh rate diatur ke Smart Switch. Di opsi ini, mayoritas aplikasi akan berjalan di 90 Hz dan turun ke 60 Hz saat tidak ada aktivitas di layar.
    • Kalau mau merasakan refresh rate tinggi di banyak aplikasi, atur refresh rate ke 120 Hz di aplikasi Settings.
    • Ada juga opsi refresh rate 60 Hz kalau dibutuhkan.
  • Brightness: 

Saat kami coba untuk penggunaan di dalam ruangan, brightness maksimal ada di 641 nit. Lalu untuk simulasi outdoor bisa mencapai 1374 nit.

  • Ada tiga mode tampilan warna. Secara default mode warna diatur ke Standard. Lalu ada dua mode lain yaitu Professional dan Bright.

Di mode Standard, gamut coverage ada di 96.3% DCI-P3 dan gamut volume di 103.3% DCI-P3 Lalu untuk mode Professional hasilnya lebih diarahkan ke sRGB dengan gamut coverage di 95.5% sRGB dan gamut volume di 100.1% sRGB. Ini bakal cocok kalau mau dipakai ngedit konten. Kalau mau tampilan yang sangat berwarna, kita bisa atur ke mode Bright. Di mode ini,  gamut coverage ada di 97.4% DCI-P3, sementara gamut volume dilepas ke 111.6% DCI-P3.

  • Terkait bezel, V60 Lite diklaim punya screen-to-body ratio 94.2%. Kalau dilihat, bezel smartphone ini memang sangat tipis dan hampir simetris di keempat sisinya. 
  • Earpiece ada di bezel atas layar.
  • Lalu di bawahnya ada kamera selfie 32 MP yang ditempatkan di punch hole area tengah atas layar.
    • Bukaan f/2.45, Field of View 72°, Fixed Focus
    • Video Recording up to 4K 30 FPS 
    • 1080p 60 FPS sayangnya tidak tersedia

Sisi Belakang:

Kamera Utama 50 MP Sony IMX882 ukuran 1/1.95 inci.

  • Bukaan f/1.79, Field of View 79°, Auto Focus
  • Perekaman video up to 4K 30 FPS dan 1080p 60 FPS juga tersedia.

Lalu di bawahnya ada kamera ultrawide 8 MP, bukaan f/2.2, Field of View 120°, Fixed Focus

  • Perekaman video up to 1080p 30 FPS.
  • Di samping kedua kamera itu ada Aura Light. Ini bukan LED Flash biasa. Di sini kita bisa atur warna lampu dari putih, kuning atau kemerahan. Kita juga bisa mengatur tingkat kecerahannya juga sesuai kebutuhan.
  • Fitur kamera: Night, Portrait, 50 MP, Pano, Ultra HD Document, Slow-mo, Time-lapse, Supermoon, Pro, Food, Dual View, Micro Movie, Live Photo.

Spesifikasi vivo V60 Lite 5G

SoC: Dimensity 7360-Turbo

Ini adalah upgrade yang cukup signifikan dari V50 Lite yang pakai Dimensity 6300. Sebetulnya, Dimensity 7360 punya spesifikasi yang mirip ya sama Dimensity 7300, dengan 4 core performance Cortex-A78 2.5 GHz dan 4 core efficiency Cortex-A55. Yang baru di Dimensity 7360 ada di optimisasi software yang disebut sebagai MediaTek Adaptive Gaming Technology 3.0. Ini diklaim bikin pengalaman gaming makin lancar. 

RAM: 8GB LPDDR4X

Storage: 256GB UFS 3.1

  • Tersedia juga varian RAM 12GB dengan Storage 512GB.

Baterai: 6500 mAh BlueVolt Battery

  • Charging: 90 W FlashCharge

Baterai ini diklaim punya 24-Dimension Security Protection yang menjamin baterainya punya daya tahan optimal sampai 5 tahun. Gak cuma itu, ada fitur bypass charging di sini. Mau main game sambil dicolok, harusnya tetap aman.

Sensor: accelerometer, light sensor, proximity sensor, magnetometer, gyroscope hardware.

Konektivitas

  • 5G, 4G, 3G, dan 2G.
  • Wi-Fi 6E
  • Bluetooth 5, mendukung audio codec SBC, AAC, aptX, aptX HD, dan LDAC.
  • NFC Multifunction khas vivo juga ada di sini. Selain untuk pembayaran, kita bisa mengemulasikan access card langsung lewat smartphone ini.
  • USB OTG tentu bisa.
  • Untuk Display Out? Masih belum bisa. Wajar untuk smartphone mid-range.

Keamanan: Screen Touch ID dan Face Unlock

OS: FunTouch 15 berbasis Android 15.

vivo menjanjikan 3x Android update, dan security patch sampai 5 tahun untuk smartphone ini. Mungkin ada yang nanya “Bang, bakal dapet update ke OriginOS gak?” Nah, untuk sekarang sih, belum ada keterangan resmi dari vivo terkait hal tersebut. Moga aja dapet ya, biar kita bisa tau rasanya make OriginOS tuh kayak gimana sih.

Nah, saat pertama dinyalakan, ada beberapa aplikasi pihak ketiga bawaan yang sudah terinstall. Kalau dirasa tidak butuh, kita bisa uninstall dengan mudah. Di sini ada banyak fitur AI yang disebut sebagai vivo AI.

  • Pertama ada AI Photo Enhance, ini bisa bikin foto jadi terlihat tajam dengan bantuan AI.
  • Lalu ada AI eraser, ini bisa dipakai untuk menghapus objek yang tidak diinginkan di foto. Menariknya di sini ada Reflection Erase. Ini bisa menghapus pantulan cahaya ketika lagi foto di belakang kaca. Mirip sama V60 nih.
  • Kemudian ada AI Four-Seasons Portrait. Ini bisa membuat foto di sekitar jadi punya empat musim yang berbeda seperti musim panas, musim semi, musim gugur, dan musim dingin. 

Sebagai catatan, fitur ini akan terasa efeknya saat mengambil foto background dedaunan atau ada banyak pohon.  Selain itu, fitur ini baru bisa berjalan kalau smartphone terhubung ke internet.

  • Berikutnya ada Smart Call Assistant. Di sini ada dua fitur yaitu Smart Summary untuk menampilkan live caption serta ringkasan percakapan saat menelpon, dan ada AI Call Translation untuk menerjemahkan panggilan saat berbincang antar bahasa.
  • Tak lupa ada fitur penunjang lain seperti AI Transcript Assist dan AI Caption.
  • Untuk AI Live Text gimana, untuk saat ini masih belum ada ya. Fitur ini akan tersedia melalui update software.
  • Selain fitur vivo AI, ada juga fitur AI dari Google seperti Gemini dan Circle to Search.

Simak pembahasan lengkapnya di video review berikut ini: