Indra Sjafri Tuturkan Alasan Rafael Struick Belum Gabung Timnas U22

Indonesia, Timnas, cedera, Timnas U22 Indonesia, Rafael Struick, timnas U22, Indra Sjafri, SEA Games 2025, Timnas Indonesia, Indra Sjafri Tuturkan Alasan Rafael Struick Belum Gabung Timnas U22

Pelatih Timnas U22 Indonesia, Indra Sjafri, menjelaskan alasan di balik belum bergabungnya Rafael Struick dalam pemusatan latihan (TC) menjelang SEA Games 2025.

Pemain yang kini memperkuat Dewa United Banten FC itu masih dalam proses pemulihan cedera sehingga belum bisa mengikuti latihan bersama rekan-rekannya di Jakarta.

Indra Sjafri menegaskan bahwa kondisi fisik Rafael Struick masih belum memungkinkan untuk berlatih.

Ia memastikan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis.

“Struick masih kondisi cedera menurut tim dokter saya, setelah dicek memang cedera,” ungkap Indra.

Rafael termasuk dalam 32 pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas U22 Indonesia.

Namun, hingga kini pemain berusia 21 tahun itu masih menjalani pemulihan dan belum bisa bergabung.

Marselino dan Pemain Lain Juga Absen

Selain Struick, Indra juga menyebut beberapa pemain lain yang absen dalam TC kali ini.

Salah satunya Marselino Ferdinan, yang juga tengah menjalani pemulihan cedera.

“Ada juga beberapa pemain lain seperti Marselino yang masih cedera. Kalau masih cedera dan belum ada keterangan dokter untuk bisa ikut berlatih, saya pasti tidak akan gegabah untuk memaksa dia ikut TC,” jelasnya.

Garuda Muda sendiri dijadwalkan menjalani dua laga uji coba kontra India pada 10 dan 13 Oktober 2025 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.

Situasi Tim Geypens dan Klub Eropa

Indonesia, Timnas, cedera, Timnas U22 Indonesia, Rafael Struick, timnas U22, Indra Sjafri, SEA Games 2025, Timnas Indonesia, Indra Sjafri Tuturkan Alasan Rafael Struick Belum Gabung Timnas U22

CdM SEA Games 2025, Bayu Priawan Djokosoetono, bersama tim meninjau TC Timnas U22 Indonesia

Indra turut menyinggung situasi Tim Geypens, pemain FC Emmen, yang belum bergabung dengan Timnas U22 Indonesia.

Menurutnya, belum ada konfirmasi resmi terkait ketidakhadiran sang pemain.

Pelatih berusia 62 tahun itu memahami jika klub tempat Geypens bermain belum memberikan izin, mengingat SEA Games 2025 bukan termasuk agenda resmi FIFA.

“Kalau Tim, saya masih berkomunikasi, belum ada konfirmasi yang mengatakan dia tidak bisa datang ke SEA Games. Tapi kalau ada klub yang mengatakan seperti itu, karena ini bukan agenda FIFA, saya pikir wajar-wajar saja,” tutur Indra.

Uji Coba Jadi Ajang Evaluasi Pemain

Dalam kesempatan yang sama, Indra Sjafri menegaskan bahwa dua uji coba melawan India akan menjadi ajang penilaian bagi seluruh pemain yang mengikuti pemusatan latihan.

“Tujuan dari uji coba yaitu melihat kualitas 32 pemain ini. Oleh sebab itu saya sampaikan juga ke masyarakat bahwa ini adalah uji coba dalam rangka mencari format terbaik, 23 pemain terbaik untuk SEA Games, juga secara bertahap dan berproses mencari 11 pemain terbaik,” jelasnya.

Ia menambahkan, India merupakan lawan yang tepat untuk mengukur kemampuan Timnas U22 Indonesia, mengingat mereka hampir lolos ke Piala Asia U23 2026.

“India ini tim yang kuat, dia tidak salah hampir lolos Piala Asia, kalah selisih gol,” ujar pelatih asal Sumatera Barat itu.

Indra berencana memainkan seluruh pemain dalam dua laga tersebut agar bisa memperoleh gambaran menyeluruh tentang kekuatan tim.

“Konteks uji coba ini adalah supaya saya mendapat informasi sejernih-jernihnya dan sedetail-detailnya soal 32 pemain yang dipanggil. Oleh sebab itu saya akan memainkan semua pemain besok, dengan dua kali pertandingan, yaitu tanggal 10 dan tanggal 13,” tutupnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.