Asrilia Rilis Album Mistika Cinta, Hadirkan Kolaborasi Spesial dengan Pasha Ungu
Penyanyi Asrilia secara resmi meluncurkan album terbarunya, Asrilia, di Midaz Golf Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini. Album ini mengusung tema besar "Mistika Cinta" yang mencerminkan keteguhan, keterbukaan, dan gaya bermusik yang tak lekang oleh waktu. Peluncuran ini menjadi momen penting bagi Asrilia dalam perjalanan karier musiknya.
Album baru ini menghadirkan dua lagu terbaru yang menarik perhatian. Pertama, "Terima Kasih Cinta," sebuah balada yang pernah dipopulerkan oleh Afgan. Di tangan Bemby Noor sebagai produser, Asrilia memberikan sentuhan baru yang lebih personal. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Versi terbaru ini tidak hanya berbicara tentang hubungan asmara, tetapi juga menyentuh sisi spiritual yang lebih dalam. Lagu ini menjadi cerminan perjalanan spiritual Asrilia yang penuh makna dan intim.
Lagu kedua, "Serumah Tapi Tak Bersama," menjadi kejutan besar bagi para penikmat musik. Berkolaborasi dengan Pasha "Ungu" sebagai produser, lagu ini membawa energi rock-dut yang kuat dan penuh gairah. Liriknya menggambarkan keretakan yang sering terjadi dalam sebuah hubungan rumah tangga.
Asrilia menceritakan awal mula kolaborasi unik ini.
"Jadi awalnya tuh ada kerja bareng Adelia Pasha. Aku bilang ke dia, aku mau dibuatin lagu kayak seperti Mati Lampu. Ya, kenapa enggak buat rockdut gitu. Aku merasa dangdut is the music of my country," ujar Asrilia.
Pasha Ungu memberikan masukan agar Asrilia tidak perlu menggunakan cengkok dangdut. Suaranya yang berkarakter rock sudah cukup kuat.
"Aku tanya sama Mas Pasha perlu enggak pakai cengkok, katanya Mas Pasha enggak usah, aku bukan pedangdut. Disuruh suara rocknya aja dan isi backing vocal, dia sendiri. Jadilah lagu Serumah Tapi Tak Bersama," lanjut Asrilia.
Selain dua lagu baru tersebut, album Asrilia juga berisi lagu-lagu yang sudah ia rilis sebelumnya. Beberapa di antaranya adalah "Di Mana Salahnya," "Bersujud," "Bohong," "Semakin Rindu," "Hilang Arah," dan "Hanya Aku."
Tema "Mistika Cinta" bukan sekadar judul, melainkan sebuah filosofi yang Asrilia coba sampaikan. Ia menjelaskan bahwa mistika mencerminkan lapisan cinta yang terkadang tidak terlihat, tetapi terasa sangat kuat.
"Istilah mistika mencerminkan lapisan cinta yang kadang tak terlihat tapi sangat terasa. Bukan soal romansa, melainkan juga cinta antar manusia, cinta dalam luka, dan cinta dalam perjalanan vertikal aku bersama Allah. Album ini adalah caraku berbagi dimensi cinta yang tak terlihat namun sangat kuat," ungkap Asrilia.
Album ini menjadi bukti komitmen Asrilia untuk terus berkarya dan memberikan warna baru bagi industri musik Indonesia. Ia berharap karyanya bisa diterima luas oleh masyarakat.
"Semoga album aku memberikan warna buat pendengar, aku mau jadi sosok entertainer sejati dengan menyanyikan semua lagu, bukan hanya Rock, pop, dan dangdut. Aku mau jadi entertainer yang disukai orang," tutup Asrilia.
Dengan keberagaman genre dan lirik yang dalam, album Asrilia diharapkan dapat memperkaya khazanah musik Tanah Air dan membawa namanya semakin dikenal sebagai musisi serba bisa.